Minggu, 30 September 2012

MANUSIA,
Wahai manusia, Kalian diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia
Sadarkah manusia?mampukah kalian mempertahankan kemulian itu?
Akal dan pikiran juga hati berkecamuk, bertengkar didalam satu wadah badan,
Syaitan dan iblis megintip dan berbisik sambil bersukaria berharap sukses menggoda,
Tuhan mengijinkan manusia menguasai bumi seisinya sebatas kemampuannya,
Kebanyakan manusia lupa atas pemberian ijin Dari-Nya
Seakan manusia berkuasa mutlak dengan kemampuan akal dan pikirnya,
Akal, pikiran, dan hati merupakan kekuatan kinerja yang tangguh bila bersatu dalam tugasnya,
Namun yang terjadi akal dan pikiran berubah menjadi nafsu, kemudian meninggalkan kata hati,
Nafsu mendorong manusia untuk berbuat sekuat -kuatnya, ternyata hati lemah untuk mengontrolnya,
Manusia bangga atas keberhasilan yang di motori oleh nafsu mencapai penguasaan duniawi
Manusia mudah silau dan lupa padahal didalam dirinya ada satu peran yang ditinggalkan yaitu hati
Hatinya merintih, sedih, dan terkadang menangis, tetapi mau mengadu dia merasa kalah suara,
Nafsu terlanjur berkuasa dan kini telah menjadi raja didalam diri manusia,
Nafsu mengubah rencana dari Anugrah menjadi masalah
Padahal Anugrah meberitahukan bahwa kemuliaan manusia atas Pemberian-Nya
Tetapi dirubah menjadi masalah,bahwa manusia berkuasa atas prestasi akal dan pikir tanpa arah,
Bertepuk ria keberhasilan nafsu lepas kontrol dan didukung tepuknya syaitan dan iblis telah sukses,
Nafsu semakin merajalela,mengabaikan semua peringatan Tuhan dan semua yang ada dilingkunganya
Nafsu menjual kata hati, sebagai alat pembenar dan melegalkan anggapan di muka umum,
"ini lho kata hatiku" padahal hati yang sebenarnya sangat menderita atas perlakuan seperti ini,
Prestasi manusia hanya sedikit dari peluang yang diberikan dari Tuhan, sehebat apapun prestasimu,
Allah pun bisa murka tetapi kemurkaan itu tetap rahasia bagi Allah,kapan akan di timpakan-Nya,
Setelah nafsu manusia tiba saatnya harus kalah dan terpaksa harus dikalahkan,maka syaetan bersukaria,
Engaku manusia jangan terlalu mencerca aku :"kata syaitan"cercalah dirimu sendiri,aku hanya menyeru,
Saat tiba nafsu kalah dan akhirnya berubah kembali ke akal dan pikiran untuk mengkaji ulang,
Tetapi sudah terlambat, hati ingin bangkit tetapi kondisi sudah rapuh, hanya berharap ditambah umurnya,
Ingin mengatakan penyesalan, "Mengapa penyesalan tak pernah muncul didepan peristiwa?"
Penyesalan selalu berada dibelakang peristiwa, hati hanya terdiam tertunduk pasrah kepada Tuhan,
Kemudian Anugrah  Tuhan kepada manusia dari yang mulia menjadi yang sangat hina,
Hanya Manusia yang beriman dan taqwalah yang tetap menghargai  penyandang kemuliannya
Pesanku "janganlah membuat kerusakan di bumi" dalam bentuk apapun.
Terima kasih untuk saling share.